Report Abuse

Blog Archive

Featured

Comments

Skip to main content

REVIEW OVEN LISTRIK HAN RIVER


Di postingan kali ini aku ingin mengulas dan memberikan  review jujur tentang penggunaan Oven Listrik Han River yang aku beli couple weeks ago. Tapi sebelum lanjut ke pembahasan, aku mau mengucapkan selamat lebaran dulu nih untuk teman-teman yang merayakan. Semoga kita senantiasa menjadi pribadi yang lebih baik lagi setiap harinya. 😊

Btw, gimana nih kesan-kesannya lebaran tahun ini ? hehe. Aku pribadi merasa lebaran tahun ini jadi lebaran paling unik yang pernah aku lewatin. Unik karena contained mix feeling. Lebaran di bayangan aku penuh suka cita, kegembiraan, hangat, karena jadi moment berkumpulnya keluarga yang jarang banget bisa terjadi, mungkin hanya satu-atau-dua kali dalam setahun (?).

Karena kondisi dunia, terlebih  Indonesia saat ini yang mengkhawatirkan, unfortunately, we should celebrated it in different way following the instruction from government. So sad. Kalau dikeluarga ku yang paling sedih itu pasti si bungsu, karena of course pendapatan thr dia jadi berkurang. -_- 

Oke back to the topic. Jadi sebenarnya, from the beginning I bought this product, I do really want to make some review since I found no yet the article talking about this Han river. Kamu tahu, aku typical yang sebelum membeli sesuatu bakal hebring cari review sebanyak-banyaknya sampai ensure kalau aku memutuskan decision yang tepat. Tapi sayangnya (sampai saat ini) aku belum menemukan (atau mungkin aku yang belum tahu) website, blog, atau konten youtube yang memberikan ulasan tentang oven listrik yang satu ini. 

Aku ceritain dulu ya secara singkat gimana sih awal mulanya aku bisa beli produk ini. Jadi memang aku dirumah nggak punya oven. Karena lebaran tahun ini aku dan keluarga lebih banyak menghabiskan waktu dirumah, benar-benar stay di rumah, mama ku jadi lebih sering masak dan coba resep-resep baru. Aku udah lama pengen banget punya oven, tapi mengurungkan niat untuk beli karena either me and mom nggak ada yang bisa masak kue.

Sebenarnya memang kegunaan dari oven atau microwave itu tidak hanya untuk membuat kue tapi bisa untuk menghangatkan makanan. Intinya lebih praktis. Tapi seriously teman-teman, aku bener-bener jarang banget ke dapur untuk masak, selain bikin mie, nasi goreng atau nyuci piring. Begitupun mama ku. Seperti yang aku bilang sebelumnya, mama jadi lumayan exploring resep-resep baru yang dia liat di youtube baru belakangan ini aja. Semenjak pemerintah memberlakukan PSBB wilayah and we should totally at home, except for emergency situation. 

Tanggal 20 Mei lalu mama ulang tahun. Sempat bingung kira-kira mau beli kado apa ya, karena aku anak rumahan banget, mall juga di tutup, banyak toko-toko peralatan rumah tangga deket rumah yang tutup, akhirnya aku memutuskan untuk mencari referensi dan membelinya lewat e-commerse atau online shop. 

One of my hobby adalah surfing in online app, I feel like rasa bosan hilang kalau sudah liat-liat barang terus masukin ke keranjang. Liat-liat aja dulu, beli nanti. hahaha.You should know I have thousand items on my cart. lol

Jadi pada saat itu sempet kefikiran mau beli oven ah buat mama. Liat-liat oven yang kecil dan dari situ aku nemu beberapa pilihan oven listrik yang review dari pembelinya bagus-bagus. Tapi review tersebut hanya sebatas packing product dari seller dan proses pengiriman. Karena aku belum pernah punya, dan ngga bisa masak, aku jadi nggak tahu apa aja yang harus aku perhatikan saat aku ingin membeli oven listrik. Selama beberapa hari aku nonton review oven listrik di Youtube sampai akhirnya pilihan-pilihan itu mengerucut jadi 2 options. Bingung banget karena aku belum pernah denger salah satu nama oven ini, Han River. Kalau dari namanya sih berasa ada vibes Korea ya guys. Sempet ragu karena takutnya aku terbodohi dan oven ini gampang rusak. Sayang banget dong, meskipun harganya sangat terjangkau tapi kalo less than 6 months or year sudah rusak, sama saja. Jadilah aku cari info di google barangkali ada orang baik hati yang sudah memberikan review nya. (well berarti aku?.....) hahaha. 

Akhirnya aku memutuskan, "yowes lah beli wae. Nanti kalau sudah mulai jago bikin kue, kita beli yang lebih besar". Fikir ku waktu itu. Harganya sangat terjangkau ya teman teman. Kamu bisa lihat gambar di bawah ini. Click it for better resolution.




Di gambar tersebut tertera nama toko dan harga yang sudah di discount. Aku lihat memang item-item yang di jual oleh seller tersebut harganya sangat affordable terlebih untuk pemula yang masih angin-anginan, gampang bosen atau excited di awal. (Semoga kita dijauhkan dari sifat tersebut) haha. 

Niat awalnya sih mau beli yang warna hitam ya biar nggak gampang kotor ceunah, tapi entah karena sedang discount, si warna hitam ini cepet banget habis padahal baru berdiam sehari di cart. Finally I got the green macaron. I was pretty worried at first karena takut warnanya terlalu terang dan mudah kotor.

Paket tersebut datang dengan hanya kardus asli bawaan microwave yang berukuran sedang tanpa i lapisi apapun di luar. Sehingga kalau kurir ekspedisi mengantar, tetangga dapat melihat dengan jelas apa yang kita pesan hehe. Di bagian dalam, oven di lindungi dengan styrofoam. Setelah aku bongkar dari kardus, ternyata ovennya cute, warnanya sesuai dengan warna tembok di dapur. Well, we cant just something easily. hahaha. 

Awalnya mama ragu karena bentuknya mini, ya memang karena aku pesannya mini hanya 12L, luarnya kayak apa ya, seng ya? gatau namanya apa, entah besi, seng atau apa. Mama liat beda banget nih sama yang suka dia tonton di iklan home shopping. Karena liat mama ragu, aku dengan excited mencoba untuk membuat popcorn Jollytime yang aku beli di online shop. 

Alright, jadi si Oven ini bagian dalamnya memiliki tabung pemanas yang terbuat dari baja dan mereka claim kalau tabung tersebut tahan karat. Tabung itu yang akan mengalirkan panas dari listrik ke makanan secara merata. Ada 2 tabung pemanas satu dibawah satu di atas. Sebelumnya saat aku sedang memilih beberapa oven aku baca spesifikasi masing oven tersebut. Memang ada beberapa oven yang tabung pemanasnya itu tertutup sedangkan pada Oven Han River ini, tabung pemanasnya jelas terlihat.

Well, minusnya adalah, karena ukuran dia mini dan tabung pemanasnya terbuka, I totally can't memasukan Jollytime yang sebelumnya aku beli. Karena kertasnya akan mengenai bagian tabung tersebut. Saat oven sedang digunakan oven tersebut akan mengeluarkan warna (seperti warna merah menyala). Saat kertas atau anything yang mudah terbakar mengenai bagian tersebut, tentu secara otomatis akan membakar bahan tersebut. So guys be careful. Karena pada saat itu, fortunately ayah quickly unplug the socket to stop the distribution of the electricity over the oven. He took out the jollytime and put it into the flowing water.



Setelah kejadian itu semua baik baik aja kok guys, Oven nya berfungsi dengan baik. Beberapa kali di gunakan untuk memanggang, memanaskan dan membuat kue. Ovennya juga imut, dan sangat pas untuk kalian yang baru mau belajar. Han Rivers Oven Listrik ini ada pengatur temperature/suhu nya. I guess sebelum kalian membeli perhatikan juga apakah oven tersebut memiliki tombol pengatur suhu, selain timer tentunya. Karena tombol ini sangat digunakan saat kalian baking. Selain itu, akan lebih advantage kalau oven tersebut memiliki tombol pengaturan apakah akan menggunakan api (tabung pemanas) atas, bawah atau keduanya. Lebih bagus lagi, kalau api/tabung pemanasnya tertutup. Tentunya, akan menghindari hal-hal diluar dugaan seperti yang aku alami sebelumnya saat sedang mencoba pop up the popcorn.

Ohiya for the first time in my life, I make a own Macaroni Schotel dan berhasiiil. Boleh ya aku insert gambarnya, hehe.


Karena dirumah aku hanya memiliki aluminium foil yang meteran, jadi aku lapisin aja di atas wadah yang memang dapat digunakan untuk memanggang di dalam oven. Resepnya mudah banget ternyata, ya maklum ya, aku nggak pernah buat sebelumnya. hahaha. Jadi saat berhasil super amazed with myself. 

Resep macaroni schotel ini aku dapat dari youtube, link nya aku masukan di bagian paling bawah tulisan ini ya teman-teman. Silahkan dapat dicoba dan di kreasikan sesuai selera teman-teman. Berikut bahan-bahan yang aku gunakan. 






You are right, kalau kalian perhatikan memang bahan-bahan yang digunakan itu sangat simple. I wondered kenapa baru mencoba sekarang. hahaha. Aku menggunakan oven Han River dengan temperature 180 C, kurang lebih 25 menit. Karena kapasitasnya yang hanya 12L, aku hanya dapat memasukan 2 bowl dalam satu waktu. 





Semoga review yang aku berikan bermanfaat untuk kalian yang membutuhkan info seputar Han River atau yang sedang mencari referensi Oven Listrik mini yang murah meriah. Doakan aku semakin rajin belajar buat kue yaaa.


note :
*https://www.youtube.com/watch?v=Qcvx_-5iZN4&t=563s

Comments

Shinta said…
Maksudnya tabung pemanas nya terbuka itu gimana ya kak? Kasih tau dongg aku juga pngn beli oven ini tapi masih cari2 review nya dulu
Fika Sari said…
Wah berarti ini kalau dipake buat bikin popcorn jolly gitu ga bsa dong. Pdhal salah satunya pengen bli biar bsa ngunyah popcorn di rumah :(
Anonymous said…
kalo mau buat popcorn pakenya microwave, kalo oven buat nge baking