Report Abuse

Blog Archive

Featured

Comments

Skip to main content

MNET Dating Show, Heart Signal Vs Love Catcher


Akhir-akhir ini selama dirumah aja, aku jadi "semakin" sering nonton yang berbau Korea. Entah itu Drama Korea, Movie bahkan sampe Reality Shownya. Beberapa hari lalu aku baru tau kalau MNET itu ternyata punya reality show sejenis Heart Signal juga. Semenjak nonton Heart Signal aku jadi interest banget sama reality show yang punya genre dating show kayak gini. Memang dasar anaknya suka anything related to romance, jadi pas Heart Signal season 1 keluar itu kayak "apa nih apa nih" hahaha. 

TAPI (its a big but tho), aku typical orang yang nggak terlalu gampang percaya. Apalagi ini Reality Show. I mean pasti ada bumbu-bumbu pemanis dan penyedap rasa yang ditaburkan. hahaha. Well kayaknya otak ku sudah terdoktrin Reality Show nya Indonesia semacem Katakan Putus, Rumah Uya, Take Me Out and many more. 

Inget banget waktu masih kuliah dulu, aku sering banget nginep di rumah kontrakan temen ku. Kebetulan semua yang tinggal disana itu temenku, jadi saking nyamannya aku stay disana, aku bisa berbulan-bulan nggak balik ke kos. Such an Intermezzo. hahaha. Alright jadi, ada beberapa temen ku yang memang hobbynya itu nonton tv. Jujur aku nggak terlalu suka nonton tv, selain karena siaran tv Indonesia banyaknya settingan terus sinetronnya lebay nggak masuk akal. Jadinya I lost interest. 

One day, aku nemenin temenku nonton salah satu Reality Show Indonesia. Harusnya sih aku seneng ya nontonnya. Karena aku juga anaknya pecinta Reality Show banget, apalagi ini berbau Romance. Tapi nyatanya, acaranya benar-benar nggak masuk akal. Wait wait, sebenarnya ide acaranya sih masuk akal ya, tapi kualitasnya yang nonsense. Setiap nonton bawaannya pasti ngedumel dan nggak percayaan. Seperti "alah settingan ini mah" "alah mana ada begitu" "liat liat itu ketara banget aktingnya". Sepanjang acara yang aku lontarkan hanya kata-kata ketidakpercayaan. Ya tapi begitulah, kita tetap nonton sampai episode itu selesai. -_-

I have no idea tapi to be honest, dari segi kualitas acara, Indonesia masih sangat jauh tertinggal dengan negeri ginseng, Korea. Karena keraguan-keraguan tersebut, apalagi liat acara Indonesia nggak lepas dari settingan dibalik layar, alias palsu, Jadi waktu aku nonton Heart Signal somehow it created the same wonders. hahaha.

Bagi kalian yang belum nonton Heart Signal dan tidak tahu Heart Signal itu apa, aku jelaskan sedikit ya. Heart Signal itu Reality Show garapan MNET yang fokus acaranya menyatukan beberapa orang-perempuan dan laki-laki, dalam satu rumah. Mereka harus mencari cinta sejati mereka dengan cara memberikan signal kelawan jenis yang mereka suka dan di akhir episode mereka harus mengirimkan pesan, tapi dengan catatan mereka tidak boleh revealing themselves. 

Pemain Heart Signal Season 1


Karena respons yang baik dari masyarakat Korea ataupun netizen asing yang menonton acara ini, akhirnya MNET memutuskan membuat season-season berikutnya. Hingga detik ini sudah ada 3 season, season 1, 2 dan 3. Saat ini season 3 sudah akan memasuki episode terakhir untuk siaran minggu depan. Reality Shownya looks real karena selama di dalam rumah hanya ada kamera-kamera yang merekam interaksi mereka selama beberapa bulan mereka tinggal bersama, hingga episodenya berakhir. 

On first-two seasons, aku tidak menemukan hasrat menunggu-nunggu episodenya keluar setiap minggu. Mungkin karena my favorite character tidak berakhir bahagia atau karena aku terlalu malas berfikir siapa yang interest dengan siapa. Jadi di Heart Signal ini akan ada komentator yang diberikan mission oleh MNET untuk menebak love line masing-masing karakter di setiap akhir episode. Karena itu, kita sebagai penonton mau nggak mau jadi ikutan nebak-nebak kan.

I prefer season terakhir yang saat ini masih berlangsung. Why? Karena semua pemain yang ikut serta  dalam season 3 ini very good looking. They also seems straight forward in term of giving their love signal to whom they are interest with. Tapi tetep ya setiap penonton yang menyaksikan acara bergenre seperti ini pasti punya karakter favorite, sejujurnya aku jadi nggak semangat untuk nonton kalo di episode itu karakter yang aku suka sedih. huhu.

Pemain Heart Signal Season 3


Berbeda dengan season 1 dan 2, di season 3 aku tidak melihat mereka mengirimkan pesan atau signal keorang yang mereka suka di akhir acara. Kalau 2 season sebelumnya, ada yang bilang "hai aku suka kuenya. Thank you" lewat messange dari handphone mereka masing-masing. Kalau begitu, itu menandakan si orang tersebut merupakan love linenya. Sedangkan yang makan kue itu banyak. Of course jadi bikin mikir dong. Siapa ya, siapa. (Btw, itu contoh ya) Jadi lebih greget dan menguras otak untuk berfikir. Ditambah kita sibuk berekspektasi kayak "itu tuh dia, yampun" begitu. hahaha. Tapi di season 3 ini nggak ada, tau-tau sudah ada aja. 

Minggu lalu aku kehabisan stock acara untuk aku tonton, alhasil aku tanya temen ku yang memang suka juga nonton Reality Show Korea, dia lebih all genre than me btw. haha. She recommended me to watch Love Catcher. Surprisingly, I thought "waduh, kok sama gini ya" when I saw some of commentator. Blockingannya sama banget guys. Mereka harus react interaksi dari pemain-pemainnya. Diakhir acara mereka juga harus memilih istilahnya love line dari masing-masing pemain. 

Pemain Love Catcher Season 1


Di Season 1 Love Catcher ini I feel bored to watch, karena aku merasa mereka semua kurang interaksi satu sama lain. Aku jelaskan sedikit ya. Differently with Heart Signal yang pemainnya tinggal dalam satu rumah, Love Catcher ini, antara pemain perempuan dan laki-lakinya tinggal di rumah yang terpisah, kecuali saat mereka makan, memasak, atau bahkan kumpul untuk ngobrol, So I guess, MNET menyediakan totally 3 rumah hanya untuk acara ini. 

Heart Signal memakan waktu untuk proses syuting acara selama beberapa bulan, sedangkan di Love Catcher mereka hanya memiliki waktu 8 hari. Oh iya aku belum sempet menjelaskan tentang Love Catcher. Sebenernya genre acaranya itu sama, sama-sama dating show, tapi berbeda dengan Heart Signal, pemain Love Catcher terbagi 2 yaitu Money Catcher and Love Catcher. Selama berinteraksi mereka harus menyembunyikan identitas asli mereka. Si Money Catcher ini tugasnya harus bisa membuat si Love Catcher interest dan stay dengan dia sampai episode terakhir. Dengan begitu, dia akan mendapatkan hadiah dari MNET yang jumlahnya "not a joke". haha. 

Disini yang mendapatkan hadiah uang hanya jika diakhir season Money Catcher berpasangan dengan Love Catcher. Jadi kalau dia love catcher with love catcher, atau money catcher dengan money catcher  dia nggak akan mendapatkan apa-apa. Tapi tentu ada pemain-pemain yang memang ikut serta karena ingin mencari cinta sejati. haha. Tapi karena mereka tidak diperbolehkan revealing who they are, of course akan ada "perang" Psikologi disana. Apalagi untuk Money Catcher yang secara diam-diam harus good in acting. Di season 1 jujur aku nggak teralalu enjoying. karena menurut aku dalam waktu 8 hari  itu kurang. Di Heart Signal yang syutingnya took months aja berasa complicated banget menentukan pilihan, apalagi yang cuman 8 hari. Pertanyaan ku "ada kah yang fall in love with stranger dalam waktu 8 hari?". Apalagi mereka nggak terlalu banyak berinteraksi karena tinggal di atap yang berbeda. wakakak. 

Pemain Love Catcher Season 2

Hanya saja menurut ku, di Love Catcher ini, kesempatan mereka untuk dating dan mengenal personality tiap anggota itu fairly enough. Jadi memang setiap hari ada mission yang berbeda dan mereka melakukannya dengan pasangan yang berbeda pula. Something yang tidak dimiliki oleh Heart Signal. Kalau di Heart Signal, menentukan pasangan dating terbagi 2. Pertama, based on destiny. Jadi mereka akan pilih beberapa clue seperti foto yang menunjukan tempat, atau hadiah yang nantinya menentukan dengan siapa dia akan dating. Kedua, beberapa kali di Heart Signal itu mereka diminta untuk propose dating ke orang yang mereka suka dengan tema siapa cepat dia dapat, haha. So, bisa jadi ada pemain yang belum pernah merasakan dating dengan pemain lain selama syuting berakhir.


Pemain Love Catcher Season 2


Saat ini Love Catcher sudah memasuki 2 season. I prefer the last season than the first one. Why? karena nampaknya everything much better dari season sebelumnya. Seperti pemilihan pemain, project dating dll.  Pemain di season 2 lebih menggoda, youthful, cantik, ganteng, diverse personality, more straight forward dalam menunjukan rasa interest nya ke pemain lain and many mores. 

Well, I am pretty sure semua yang aku utarakan tidak akan exactly the same as what you ve been imagine, but you watch it by yourself. I will giving you the link in here to watch Heart Signal  and here to watch Love Catcher . So you guys can witness it by your own. Hopefully, this review of my little comparison tentang Heart Signal dan Love Catcher ini informative untuk kalian, ya. To decide which one is the best, well it would be having in different perspective. But for me personally, I prefer Heart Signal. 

If you already watch both of the Reality Show, I will be so much happy to know your views. If you don't mind, please leave it your trace on the comment below. 

Comments

just me said…
tolong rekomen lagi variety kek gini dong min hehehe
Anonymous said…
Love me actually