Report Abuse

Blog Archive

Featured

Comments

Skip to main content

Heboh Kasus Bullying, Ini Rentetan Fakta Kasus Mina dan Jimin


ki-ka = Jimin, MIna



Mina ex member of AOA menceritakan ke publik bahwa ia telah menjadi korban bullying selama kurang lebih 10 tahun oleh anggota membernya sendiri. Itu semua dipicu karena bullying yang ia terima dari haters melalui DM media sosial Instagram. Seperti yang kita ketahui, media sosial menjadi salah satu trigger seseorang dapat mengalami depresi entah karena rasa kecemburuan sosial atas apa yang terlihat baik di unggahan media sosial orang lain, atau bahkan karena hatred message yang dikirimkan untuk kita. Terlebih untuk seorang publik figure yang tidak bisa dipisahkan dengan haters. 

This is actually such a long strory to be honest. There is a lot of evidences spreading out on Social Media from Mina's side either netizen who tried to find out the prove. I will try my best to collect everything and arrange it accordingly. 

Saat pertama kali Mina menceritakan kekesalannya melalui unggahan di media sosial terkait apa yang dia rasakan selama ini dan mengatakan bahwa unnie (red. kaka) lah yang telah membuatnya merasa seperti di neraka selama kurang lebih 10 tahun. Hal tersebut berhasil membuat netizen seketika bertanya-tanya siapakah kakak yang ia maksud. Karena seperti yang kita ketahui AOA memiliki 4 anggota yang lebih tua dari Mina yakni Choa (ex member), Jimin, Yuna, dan Hyejeong (lebih tua satu bulan dari Mina). Kira-kira diantara anggota tersebut siapakah yang Mina maksud dalam unggahannya ? 

bukti unggahan Mina mengikuti akun Instagram seluruh member kecuali Shin Jimin


Tidak lama, banyak spekulasi yang beredar, bahkan diantara mereka mengatakan bahwa Jimin lah yang bertanggung jawab atas penderitaan akibat bullying yang Mina rasakan selama kurang lebih 10 tahun. Pada sebuah unggahan netizen menemukan sebuah bukti bahwa Mina mengikuti akun Instagram seluruh anggota AOA kecuali satu member. Member tersebut adalah sang leader yakni, Shin Jimin. Spekulasi diperkuat dengan sebuah unggahan video lama saat Mina menyatakan kesedihannya, anehnya saat member lain sibuk berusaha menenangkannya dan bersimpati atas apa yang ia rasakan, justru Shin Jimin yang duduk di sofa yang sama dengan Mina, terlihat acuh dan tidak perduli dengan kesedihan anggotanya tersebut. 





Berikut aku berikan capture isi curhatan pertama Mina yang ia unggah pada akun sosial medianya  yang aku repost dari akun Instagram Yanannews.

Saat itu Mina belum menyebutkan siapa member yang ia maksud. Setelah unggahan tersebut, yang lebih membuat masyarakat geger adalah saat Jimin "seolah-olah" membalas curhatan Mina dengan postingan bertuliskan "Novel". Sebagian netizen mengartikan bahwa, novel merupakan karya fiksi yang tidak nyata. Jimin seolah ingin mengatakan kepada publik bahwa apa yang Mina tuliskan hanya sebuah bualan omong kosong layaknya sebuah karya fiksi yang ada pada novel.

read : Novel


Tidak lama berselang, Mina membalasnya dengan mengatakan dia memiliki bukti dan menggugah foto sayatan dipergelangan tangannya. Seolah mengatakan bahwa apa yang ia ceritakan merupakan sebuah kebenaran dan apa yang ia lakukan dengan mengatakan kepada publik merupakan bagian dari luapan perasaan kecewa, marah, sakit hati, dan penyesalan atas apa yang ia alami selama kurang lebih 10 tahun. 

unggahan sayatan di pergelangan tangan mana (tidak untuk ditiru)






Merasa simpati atas apa yang Mina alami selama ini netizen beramai-ramai menunjukan dukungan terhadap Mina. Meskipun tanpa menyebutkan secara terang-terangan nama Unnie yang telah membullynya selama 10 tahun terakhir, namun netizen yakin bahwa orang yang Mina maksud adalah Jimin karena perkataan Mina yang mengatakan bahwa ia datang kepemakaman ayah member tersebut. Netizen marah dan melampiaskannya dengan menggugah kalimat kebencian dan mengutuk apa yang Jimin lakukan pada kolom komentar akun Instagram Shin Jimin. 

Mina kembali dengan sebuah update unggahan yang menyatakan bahwa setelah ia menceritakan masalah tersebut ke publik, mantan manager nya dan seluruh anggota AOA beserta Jimin mendatangi kediamannya untuk mengklarifikasi dan untuk meminta maaf  kepada Mina atas apa yang ia alami selama ini. Lalu Jimin datang dengan unggahan permintaan maaf pada postingan di Instagram pribadinya. 



Bukannya bersimpati dan memaafkan setelah membaca permintaan maaf Jimin, Mayarakat semakin membenci karena berfikir, rasa penyesalan yang ia utarakan terkesan tidak sepenuh hati. Bahkan ada masyarakat yang menyuruhnya menyewa pengacara untuk membuatkannya surat permintaan maaf. 

Jika sebelumnya Mina tidak menyebutkan secara terang-terangan siapa member tersebut, namun setelah permintaan maaf yang dilakukan Jimin melalui akun Instagramnya, publik lagi-lagi dihebohkan dengan pengakuan Mina secara gamblang dengan menyebut bahwa sang leader lah yang selama ini membuat nya merasa tertekan bahkan berkali-kali ingin mengakhiri hidup. Mina mengekpresikan kekesalannya karena selama ini tidak mampu untuk berbicara atas nama kebahagiaan nya sendiri dan memilih memendam kesedihan selama 10 tahun lamanya sejak pertama kali AOA debut hingga akhirnya tidak memperpanjang kontrak karena trauma mendalam yang ia rasakan. 



Tidak lama berselang, iya kembali memperbaharui unggahannya dengan mengatakan bahwa ia sulit untuk berdamai dengan masa lalui kelam yang ia lewati dan sulit memaafkan dengan tulus orang yang telah membuatnya merasa kematian adalah cara terbaik untuk melewati masa-masa sulit tersebut. Tentu, apa yang sudah ia lewati sejauh ini tidaklah mudah untuknya. 





FNC Entertainment selaku agensi yang menaungi AOA akhirnya memberikan pernyataan resmi bahwa Jimin akan keluar dari grup dan beristirat untuk seluruh kegiataannya hingga waktu yang belum ditentukan. FNC juga memohon maaf telah membuat banyak orang cemas. 

Di Korea sendiri kasus bullying memang menjadi perhatian khusus karena banyaknya kasus tersebut terlebih dikalangan pelajar. Banyak dari mereka yang menjadi korban bully akhirnya memilih untuk mengakhiri hidup dengan berbagai cara, seperti apa yang Mina lakukan sebelumnya. Simpati terus berdatangan dari banyak pihak untuk mendukung Mina melewati masa-masa sulit. 

Seperti halnya Jimin yang mengaku tidak menyadari bahwa apa yang ia lakukan dapat dikategorikan sebagai bullying, nyatanya secara tidak langsung menggambarkan keadaan dimasyarakat bahwa kesadaran pemahaman tentang bullying masih sangat rendah. Karena yang lebih mengkhawatirkan adalah kita tidak menyadari kita merupakan pelaku dari bully itu sendiri dan telah menyakiti orang lain bahkan hingga meninggalkan traumatize bagi para korban. 

Kasus bullying yang terlihat biasa dan sering dilakukan tanpa menyadari tindakan tersebut adalah bagian dari bullying adalah penyerangan secara verbal. Lain hal nya dengan bullying secara fisik, verbal lebih sering ditemukan di berbagai tempat, bahkan banyak yang tidak menyadari dan menganggap hal tersebut adalah hal yang lumrah dalam berteman. 

Ejekan yang terdengar biasa dapat menjadi bibit awal dari berkembangnya kasus bullying jika orang yang kita ejek tidak memiliki kekuatan mental yang stabil atau secure mind. Ejekan yang terdengar biasa seperti saat kita mengatakan tubuhnya terlihat gendut, berbicara sarkas mengenai bentuk fisik, mungkin terdengar biasa. Namun apa yang kita katakan dapat membuat seseorang kehilangan kepercayaan diri dan merasa rendah, apalagi jika dilakukan terus menerus hanya karena kita berfikir "dia orangnya asik, nggak gampang marah. biasa aja". 

Dari kasus ini kita belajar bahwa lidah merupakan senjata yang juga mematikan. Bukan dalam makna sebenarnya, namun mematikan untuk kesehatan mental seseorang. I hope this artikel is informative for you. Mohon maaf jika banyak kekurangan dari penulisan artikel ini. 

Comments