![]() |
| Society game illustration on google |
Pada tahun 2016, MNET meluncurkan program reality show terbaru yang dinamakan "Society Game". Sejujurnya, menurut aku reality show ini unik dan beda dari kebanyakan program MNET yang lain. Ide nya termasuk fresh dan tidak biasa. Aku lihat belum banyak artikel tentang program MNET yang satu ini, padahal menurut aku reality show ini boleh banget dijadikan rekomendasi dalam list reality show kamu untuk ditonton saat senggang.
Society game merupakan program survival (of course MNET nggak pernah jauh-jauh dari nyiksa orang. lol kidding), yang mengklasifikasikan pemainnya menjadi 2 kelompok/society. Jadi MNET sengaja men-setting sebuah tempat menjadi desa/village yang nantinya akan ditinggali selama 14 hari oleh kontestan yang berpartisipasi dalam acara survival tersebut. Jadi apa sih yang membuat program ini direkomendasikan untuk ditonton ?
1. Dibagi menjadi 2 kelompok/society
Seperti yang sebelumnya aku jelaskan mereka akan dibagi menjadi 2 kelompok/society, yang dinamakan Madong dan Nopdong. Sebenarnya karena adanya pembagian kelompok ini lah yang membuat acara ini jadi unik. Lalu bagaimana cara mereka memutuskan untuk tinggal?
Sebelum memutuskan akan berada di kelompok mana, tentunya staff produksi akan memberi arahan terlebih dahulu perbedaan Madong dan Nopdong (I'm pretty sure in behind the scenes). lol. Layaknya desa/village mereka memiliki aturan desa (istilahnya seperti pemerintahan) yang harus diikuti termasuk bagaimana caranya mereka memilih seorang leader/pemimpin.
Gaya pemerintahan Madong yakni Totalitarians atau otoriter. Seperti pemerintahan otoriter pada umumnya, pemimpin akan tetap menjabat pada posisinya hingga ada kelompok yang memutuskan rebel atau memiliki upaya untuk overthrown kepemimpinannya. Jadi dalam proses menjadi pemimpin kelompok selanjutnya, dia harus menjadi pemegang kunci rebellion agar bisa membuka ruangan rebel untuk membunyikan gong tanda seseorang akan menjatuhkan kepemimpinan pemimpin sebelumnya. Jadi memang yang membedakan Madong dan Nopdong selain gaya pemerintahannya yaitu juga ruangan rebellion ini.
Yang dapat membuka ruangan tersebut hanya lah pemegang kunci yang sebelumnya diamanatkan untuk memegang kunci oleh pemimpin terdahulu. Jadi istilahnya setiap pemimpin yang naik takhta, dia akan memberikan 1 buah kunci untuk 2 orang yang berbeda. Disini MNET memberikan kesempatan kontestan lain untuk bisa naik takhta menjadi pemimpin.
Tapi tunggu dulu, setelah dia berhasil membuka pintu rebellion dan membunyikan gong pertanda rebel sudah dimulai, dia harus mengajak setidaknya sebagian besar kontestan untuk mau membunyikan gong juga sebagai tanda mereka mendukung aksi tersebut. Sang inisiator harus setidaknya mendapatkan dukungan dari majority contestant yang tinggal di society tersebut dalam waktu 30 menit dihitung dari pertama kali gong dibunyikan. Kalau tidak, the attempt of rebellion dianggap gagal dan sang inisiator akan masuk ke daftar blacklist person. Bisa dibayangkan dong kekisruhannya saat seseorang berusaha memulai insiasi untuk menjatuhkan pemimpin hingga mengumpulkan pengikut? Meni riweuh.
Berbeda dengan Madong, di dalam Nopdong-society mereka menganut gaya pemerintahan demokrasi. Pasti sudah tau dong, kalau demokrasi itu ya nggak jauh-jauh dari voting secara rahasia. Mereka akan memilih pemimpin setiap harinya. Jadi kesempatan seseorang menjadi sebuah pemimpin lebih besar dari Madong society. Untuk mereka yang ingin tinggal dengan lebih damai, Nopdong is suitable place for ya. lol
2. Daily Mission - Kombinasi kekuatan fisik dan logika
Nama nya program survival sudah pasti mereka tidak hanya akan berinteraksi tetapi juga melakukan challenge yang diberikan oleh sutradara acara setiap harinya. Challenge yang diberikan setiap harinya juga berbeda-beda, akan ada kombinasi antara kekuatan fisik dan logika pemecahan masalah.
Aku selalu surprise setiap nonton challengenya, kenapa?, karena they are looks genius for real. Kayaknya yang daftar untuk jadi kontestan itu disuruh ngisi psikotes juga kali ya. Contohnya, ada permainan yang membutuhkan kekuatan dalam mengingat dan menghitung. Mereka harus mengingat sebuah gambar yang terdapat angka di dalam nya hanya dalam hitungan detik, lalu menjumlah angka yang diberikan hanya dalam hitungan detik pula. If it was me, I will totally lost and eliminated in first round. hahaha.
Kelompok yang berhasil memenangkan permainan akan diberikan hadiah saat mereka kembali ke desanya, hadiah biasanya berupa makanan, minuman, atau privilege seperti boleh menggunakan ponsel selama waktu yang telah ditentukan. Tetapi untuk kelompok yang gagal, mereka harus mengeliminasi 1 orang anggota kelompok pada akhir episode (mean malam sebelum mereka tidur). Selain sedih karena ditinggal anggota kelompoknya, mereka juga akan tertinggal dalam jumlah angka. Otomatis akan lebih menyulitkan untuk menghadapi tantangan-tantangan selanjutnya.
3. Mind Tension
Menurut aku acara ini benar-benar dipenuhi dengan tensi. Di awal sudah harus memilih harus tinggal di kelompok dengan gaya pemerintahan yang mana. Belum lagi harus beradaptasi dengan lingkungan baru dengan karakter yang berbeda-beda. Namanya survival game, tujuan mereka adalah menjadi seorang pemenang. Di akhir akan ada 3 representative dari masing-masing kelompok/society yang akan melakukan last challenge dan menentukan kelompok mana yang akan memegang title pemenang. MNET mengiming-imingi hadiah sebesar millions won, bahkan setiap kelompok yang memenangkan challenge setiap harinya akan mendapatkan hadiah uang yang hanya dapat didistribusikan oleh ketua kelompok masing-masing. Jadi bahkan yang berkontribusi besar dalam permainan belum tentu mendapatka hadiah.
Pada kelompok Madong, mereka harus membangun aliansi untuk dapat mempertahankan diri mereka agar tidak tereliminasi dan juga menjadi 3 representatives at final stage. Selama aku menonton acaranya, especially di musim ke-2, kelompok madong benar-benar dipenuhi dengan sly people yang melakukan berbagai cara untuk bisa bertahan, termasuk aaling membicarakan kelemahan orang lain, menjatuhkan orang lain dan mengahasut sebagai salah satu cara bertahan hidup di madong.
As I mentioned above, di Madong yang menggunakan gaya pemerintahan totalitarian, banyak inisiator rebellion yang melakukan intrik-intrik demi mencapai tujuannya, yakni mendapat dukungan dan menaiki takhta sebagai pemimpin kelompok.
Sebenarnya mind tension tidak hanya terlihat di kelompok Madong tetapi juga di Nopdong society. Mungkin akan ada yang berfikir "bukankah pemilihan secara vote lebih mudah dari memutuskan untuk menjatuhkan pemimpin yang sedang menjabat?"
My answer is no - Kenapa?, Karena, jika kamu ingin naik sebagai pemimpin, kamu tentu membutuhkan dukungan yang cukup untuk menjadikan kamu pemimpin. Ini bukannya "yaudahlah, kita kan setiap hari ganti pemimpin, kita list aja gantian, hari ini siapa dan besok siapa". Tentu tidak seperti itu. Karena voting dilakukan setiap hari, tentu pembagian kekuatan/power distribution akan berbeda setiap harinya. Tidak seperti madong yang harus membangun aliansi dan kepercayaan sedari awal, di nopdong karena sistemnya bukan otoriter, aliansi yang dibuat tidak sekuat Madong.
Besides, mereka pasti ingin jadi pemenang dan 3 final representative, sejak awal mereka sudah memikir kombinasi dengan siapa mereka akan bisa menjadi tim untuk bisa memenangkan final challenge. I saw in season 2, much complicated than season 1, banyak keraguan, rasa takut, insecurities that was all in the name of power.
4. Being Isolated
Mungkin kalian akan berfikir, reality show tetaplah reality show dengan segala settingan di belakangnya. I can't answer for that case, tetapi di Society Game ini, tidak akan ada personal cameramen untuk masing-masing kontestan. Kalau kalian penikmat reality show korea, mungkin seperti 2 days 1 night, runningman, atau lainnya, mereka memiliki personal cameramen yang mengikuti kemanapun si artis/pengisi acara pergi.
Namun, ini berbeda dengan Society Game, dimana tidak terlihat adanya personal cameramen yang mengikuti kontestan. Lalu bagaimana caranya mengambil gambar interaksi antar kontestan ?
Seperti yang aku katakan diawal tulisan ini bahwa MNET sengaja men-setting tempat selayaknya kampung/village yang terbagi 3 bagian. Madong village, Nopdong village dan neutral place just in the middle of Madong and Nopdong, sekaligus tempat berlangsung challenge/mission setiap harinya. Area village ini terisolasi, mereka tidak bisa keluar dari kampung tersebut sebelum mereka tereliminasi dan kampungnya jauh dari hiruk pikuk keramaian. Hanya akan ada camera-camera tersembunyi yang merekam interaksi para pemainnya.
Bayangin dong guys, kalian terisolasi selama 14 hari, tanpa ruangan kamar yang layak, tanpa ada pendingin udara, tanpa alat komunikasi seperti ponsel selular, dengan makanan seadanya, ditambah harus melewati tantangan setiap hari yang dapat membuatmu tersingkir dari acara, dan yang lebih berat adalah kamu berada dalam permainan politic yang berkembang di dalam kelompok. Aku fikir yang berat cuman rindu seperti kata dilan. kidding.
Video credit reserved to TVN
Jadi, kenapa aku rekomendasikan reality show ini? Karena secara konsep dia sangat berbeda dari reality show MNET lainnya. Kamu akan terbawa suasana yang dihadirkan secara natural oleh para kontestan program ini. Jadi secara nggak langsung kamu akan ikut sebal, sedih dan marah. hahaha.
Have you guys watched this Reality Show? Kalau ini pertama kalinya kalian mendengar Society Game dan tertarik untuk menonton seasonnya, kalian bisa meng-klik link ini untuk dapat menonton episode dari Society Game season 2. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu. Kalau kalian sudah menonton, yuk ceritain di kolom komentar episode berapa yang berkesan untuk kamu.
Have you guys watched this Reality Show? Kalau ini pertama kalinya kalian mendengar Society Game dan tertarik untuk menonton seasonnya, kalian bisa meng-klik link ini untuk dapat menonton episode dari Society Game season 2. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu. Kalau kalian sudah menonton, yuk ceritain di kolom komentar episode berapa yang berkesan untuk kamu.

Comments